Nasional

Jejak Belum Ditemukan, Operasi SAR Cari 8 Orang di Selat Sunda Diperpanjang

👁️ Dilihat: 461 kali • 📅 Dipublikasikan: 16-09-2026 07:51 WIB
⏱️ Menghitung durasi rilis...
Jejak Belum Ditemukan, Operasi SAR Cari 8 Orang di Selat Sunda Diperpanjang
InfoRLX, Nasional — Harapan untuk menemukan lima jurnalis bersama tiga kru kapal yang hilang kontak di perairan Selat Sunda masih terus dijaga. Setelah tujuh hari pencarian belum menghasilkan temuan yang memastikan keberadaan rombongan, Tim SAR Gabungan memutuskan melanjutkan operasi selama tiga hari tambahan.

Rombongan tersebut sebelumnya berangkat menggunakan speedboat Arupadhatu 1 dari Dermaga Pagedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, Banten, pada 7 September 2026. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau untuk melakukan peliputan aktivitas gunung tersebut.

Delapan Orang Masih Dalam Pencarian

Delapan orang yang berada dalam rombongan terdiri dari lima jurnalis dan tiga kru kapal.

Lima jurnalis tersebut adalah M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu Agency, serta Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Sementara tiga lainnya adalah Warta selaku nakhoda, Surakman sebagai anak buah kapal, dan Heriyanto yang bertugas sebagai pemandu.

Komunikasi dengan rombongan terputus setelah salah satu anggota sempat mengirimkan lokasi terakhir sekitar pukul 14.42 WIB. Sekitar 22 menit kemudian, komunikasi tidak lagi dapat dilakukan.

Pencarian Masuk Tahap Tambahan

Setelah mengevaluasi operasi selama tujuh hari, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten memutuskan memperpanjang pencarian hingga 17 September 2026.

Perpanjangan tersebut dilakukan dengan kembali mengerahkan berbagai unsur SAR untuk menyisir wilayah yang telah ditentukan. Tim juga melakukan penyesuaian sektor berdasarkan hasil pencarian sebelumnya dan kondisi perairan.

Pada operasi sebelumnya, pencarian telah melibatkan puluhan kapal serta dukungan dari udara. Wilayah penyisiran juga terus berubah mengikuti analisis pergerakan arus laut.

Wilayah Pencarian Terus Bergerak

Salah satu pertimbangan utama dalam menentukan lokasi pencarian adalah arah pergerakan arus. Karena itu, operasi tidak hanya berfokus pada titik terakhir rombongan diketahui.

Area pencarian bahkan telah diperluas hingga mengarah ke wilayah Samudra Hindia. Tim SAR menggunakan hasil pemantauan arus dan evaluasi operasi sebelumnya untuk menentukan sektor yang akan disisir berikutnya.

Pada hari ketujuh, area pencarian laut dilaporkan mencapai sekitar 4.586 mil laut persegi, sedangkan pencarian melalui udara mencakup sekitar 2.063 mil laut persegi. Dengan demikian, total wilayah operasi mencapai sekitar 6.649 mil laut persegi.

Cuaca Jadi Tantangan di Lapangan

Operasi pencarian juga menghadapi kondisi alam yang tidak selalu mendukung. Angin, kabut, serta dinamika arus laut menjadi sejumlah faktor yang memengaruhi proses penyisiran.

Kondisi tersebut membuat tim harus menyesuaikan pola operasi dengan keselamatan personel. Pencarian dilakukan melalui jalur laut dan udara dengan sektor yang terus dievaluasi berdasarkan perkembangan terbaru.

Hingga berakhirnya operasi hari ketujuh, belum ada temuan yang dapat memastikan lokasi delapan orang tersebut maupun speedboat yang mereka gunakan.

InfoRLX — Operasi pencarian kini memasuki masa tambahan tiga hari. Tim SAR masih mengoptimalkan penyisiran di sejumlah wilayah perairan dengan mempertimbangkan arus, cuaca, serta hasil evaluasi pencarian sebelumnya.
← Kembali ke Beranda