Nasional

Sidang Duterte Masuk Babak Baru, Kondisi Ingatan Jadi Sorotan di ICC

👁️ Dilihat: 219 kali • 📅 Dipublikasikan: 17-09-2026 11:24 WIB
⏱️ Menghitung durasi rilis...
Sidang Duterte Masuk Babak Baru, Kondisi Ingatan Jadi Sorotan di ICC
InfoRLX — Internasional | Disponsori ROLEX878

Sidang perkara mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte di International Criminal Court (ICC) kembali menjadi perhatian. Kali ini, bukan hanya perkara yang dituduhkan kepadanya yang dibahas, tetapi juga kondisi kognitif yang dinilai berkaitan dengan kemampuannya mengikuti proses persidangan.

Duterte hadir langsung di ruang sidang ICC di Den Haag pada 16 September 2026. Kehadiran tersebut menjadi penampilan publik pertamanya di pengadilan tersebut sejak ia dipindahkan ke ICC pada Maret 2025. Dalam persidangan, Duterte tidak memberikan pernyataan.

Tim Pembela Soroti Kemampuan Mengikuti Persidangan

Tim hukum Duterte sebelumnya menyampaikan bahwa klien mereka mengalami penurunan kemampuan kognitif, termasuk persoalan yang berkaitan dengan daya ingat.

Menurut pihak pembela, kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan Duterte untuk memahami proses hukum dan berpartisipasi secara penuh dalam pembelaannya. Mereka juga meminta adanya kepastian medis yang lebih kuat mengenai kondisi tersebut.

Namun, persoalan mengenai kelayakan Duterte untuk menjalani persidangan bukanlah perkara yang baru muncul. ICC sebelumnya telah melakukan penilaian terhadap kondisi tersebut dan pada Januari 2026 menyatakan Duterte layak menjalani proses persidangan.

Perkara Berkaitan dengan Kampanye Perang terhadap Narkoba

Duterte menghadapi perkara di ICC yang berkaitan dengan dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dalam konteks kampanye antinarkoba ketika ia menjabat sebagai presiden Filipina.

Ia ditahan pada Maret 2025 dan kemudian dibawa ke Den Haag untuk menjalani proses hukum di ICC. Persidangan resminya dijadwalkan dimulai pada November 2026.

Kasus tersebut berhubungan dengan dugaan pembunuhan yang terjadi dalam periode yang menjadi yurisdiksi penyelidikan ICC. Duterte membantah tuduhan yang ditujukan kepadanya.

Pemeriksaan Kondisi Duterte Masih Menjadi Perhatian

Perdebatan mengenai kondisi kognitif Duterte kini menjadi salah satu bagian dari proses sebelum persidangan utama berlangsung.

Tim pembela meminta kesempatan untuk mempertanyakan para ahli mengenai hasil pemeriksaan yang sebelumnya diberikan kepada pengadilan. Mereka menginginkan penjelasan medis yang lebih mendalam mengenai kemampuan Duterte untuk memahami serta mengikuti proses hukum.

Di sisi lain, ICC tetap menjalankan proses perkara sesuai tahapan yang telah ditetapkan. Persidangan utama dijadwalkan berlangsung pada November, sementara perkembangan mengenai kondisi Duterte terus menjadi bagian dari pembahasan di pengadilan.

Sidang Berikutnya Akan Menentukan Arah Proses

Kemunculan Duterte di ruang sidang pada September menjadi salah satu perkembangan penting menjelang dimulainya persidangan.

Perdebatan mengenai kondisi kesehatannya, penilaian para ahli, serta kemampuan mengikuti proses hukum akan terus menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui sebelum perkara memasuki persidangan utama.

Untuk saat ini, proses hukum masih berjalan dan belum menghasilkan putusan mengenai kesalahan atau tidaknya Duterte atas dakwaan yang dihadapinya.

InfoRLX akan terus mengikuti perkembangan persidangan Rodrigo Duterte di ICC serta berbagai isu internasional yang berdampak pada kawasan Asia.

Artikel ini disponsori oleh ROLEX878.
← Kembali ke Beranda