InfoRLX — Jakarta. Gagasan untuk memperluas pendidikan gratis hingga jenjang perguruan tinggi kembali menjadi perhatian. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian menyatakan dukungan terhadap rencana pendidikan gratis sampai perguruan tinggi negeri (PTN).
Bagi Komisi X, pembahasan mengenai biaya pendidikan tidak hanya berkaitan dengan sekolah dasar dan menengah. Akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam upaya memperluas kesempatan belajar.
Lalu menekankan bahwa pendidikan merupakan hak setiap anak. Namun, apabila kebijakan pendidikan gratis diperluas hingga perguruan tinggi, persoalan pembiayaan dan kualitas pendidikan juga perlu berjalan beriringan.
Pendidikan gratis perlu diikuti kualitas
Dukungan terhadap pendidikan tanpa biaya hingga PTN tidak berhenti pada persoalan menghilangkan beban pembayaran. Menurut Lalu, kualitas perguruan tinggi tetap harus menjadi bagian penting dalam penyusunan kebijakan.
Ia menyoroti kebutuhan penguatan anggaran pendidikan tinggi. Dalam pembahasan anggaran 2027, alokasi untuk Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi dinilai masih membutuhkan penguatan untuk sejumlah kebutuhan, termasuk program pendidikan tinggi, beasiswa, serta peningkatan mutu tridharma perguruan tinggi.
Dengan demikian, skema pendidikan gratis nantinya perlu dipikirkan bersama dengan kemampuan pemerintah dalam menyediakan pembiayaan yang berkelanjutan.
Bukan hanya soal biaya kuliah
Perluasan akses pendidikan juga berkaitan dengan kemampuan mahasiswa menyelesaikan pendidikan sampai tuntas. Biaya hidup, fasilitas kampus, ketersediaan beasiswa, hingga kualitas tenaga pendidik menjadi bagian lain yang ikut menentukan pengalaman mahasiswa selama menempuh pendidikan.
Sebelumnya, isu pembiayaan pendidikan tinggi juga menjadi perhatian DPR. Dalam pembahasan mengenai anggaran pendidikan, Komisi X telah menyoroti kebutuhan dukungan pembiayaan agar beban yang muncul di perguruan tinggi tidak sepenuhnya berujung kepada mahasiswa.
Di sisi lain, pembahasan mengenai pendidikan nasional juga mencakup gagasan memperpanjang wajib belajar dari sembilan tahun menjadi 13 tahun. Rancangan tersebut mencakup pendidikan hingga jenjang menengah atas dengan dukungan pembiayaan dan fasilitas dari pemerintah.
Tantangan berikutnya ada pada anggaran
Jika pendidikan gratis hingga PTN nantinya benar-benar diterapkan, kebutuhan anggaran tentu menjadi salah satu bagian utama yang harus dihitung secara matang.
Komisi X sebelumnya juga membahas tambahan anggaran pendidikan yang diajukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Usulan tersebut mencakup sejumlah kebutuhan seperti revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, bantuan kebencanaan, serta dukungan bagi guru dan tenaga kependidikan.
Artinya, perluasan akses pendidikan tidak hanya berbicara mengenai siapa yang tidak membayar, tetapi juga bagaimana negara memastikan sekolah dan perguruan tinggi tetap memiliki sumber daya yang memadai.
Bagi masyarakat, perkembangan pembahasan ini akan menentukan bagaimana konsep pendidikan gratis nantinya diterjemahkan menjadi kebijakan yang dapat diterapkan secara luas.
InfoRLX — Menghadirkan informasi nasional dengan sudut pandang yang berbeda.
Disponsori oleh ROLEX878
Nasional
← Kembali ke Beranda
Pendidikan Gratis hingga Perguruan Tinggi Jadi Sorotan, Komisi X Dorong Akses yang Lebih Merata
← Kembali ke Beranda