Olahraga

Jejak Nurislamov di Hoki Es Indonesia: Dari Rusia, Kini Membela Merah Putih

👁️ Dilihat: 191 kali • 📅 Dipublikasikan: 20-09-2026 08:32 WIB
⏱️ Menghitung durasi rilis...
Jejak Nurislamov di Hoki Es Indonesia: Dari Rusia, Kini Membela Merah Putih
InfoRLX — Olahraga. Lapangan es menjadi tempat bertemunya perjalanan olahraga Rusia dan Indonesia melalui keluarga Nurislamov. Nama Evgenii Nurislamov menjadi salah satu bagian dari perkembangan hoki es nasional setelah resmi menjadi warga negara Indonesia dan bergabung dengan tim nasional hoki es.

Evgenii merupakan satu dari empat atlet hoki es asal Rusia yang memperoleh kewarganegaraan Indonesia pada 31 Agustus 2025. Bersama Adel Khabibullin, Artem Bezrukov, dan Savelii Molchanov, ia dipersiapkan untuk memperkuat Indonesia dalam berbagai agenda internasional.

Kehadiran para pemain tersebut tidak hanya menambah pilihan pemain bagi tim nasional. Pengalaman yang mereka bawa dari lingkungan hoki es Rusia juga menjadi bagian dari proses pengembangan cabang olahraga yang masih terus membangun fondasinya di Indonesia.

Nama Nurislamov dalam skuad Indonesia

Evgenii Nurislamov tercatat dalam data pemusatan latihan nasional Kemenpora sebagai atlet hoki es putra Indonesia. Ia juga tercatat sebagai bagian dari perjalanan Indonesia pada kompetisi IIHF World Championship Division IV.

Data IIHF mencatat Indonesia mengikuti World Championship Division IV pada 2024 dan 2025, dengan Nurislamov tercantum sebagai pelatih pada catatan turnamen tersebut. Hal ini menunjukkan keterlibatannya dalam ekosistem hoki es Indonesia tidak hanya berkaitan dengan status kewarganegaraan.

Mengapa pemain asal Rusia bisa memperkuat Indonesia?

Proses naturalisasi empat pemain tersebut menjadi langkah yang cukup baru bagi hoki es Indonesia. Ditjen AHU Kementerian Hukum menyebut naturalisasi tersebut merupakan yang pertama untuk cabang hoki es melalui mekanisme kepentingan negara atau jasa bagi negara.

FHEI juga menjelaskan terdapat ketentuan khusus bagi pemain hoki es dari luar negeri yang ingin mewakili Indonesia. Salah satu persyaratannya adalah pemain tersebut harus bermain di liga lokal setidaknya selama dua tahun.

Untuk dua pemain yang lebih muda, FHEI menyebut proses pencarian dilakukan melalui scouting dari Rusia. Mereka dipilih berdasarkan potensi dan disebut belum pernah mewakili tim nasional Rusia.

Bukan hanya untuk satu turnamen

Naturalisasi para pemain tersebut memang berkaitan dengan persiapan SEA Games 2025 di Thailand. Namun, rencana pengembangan hoki es Indonesia diarahkan lebih panjang.

FHEI menyebut agenda yang menjadi perhatian mencakup SEA Games berikutnya serta partisipasi Indonesia dalam kejuaraan dunia. Indonesia sendiri tercatat sebagai anggota asosiasi IIHF dan telah mengikuti World Championship Division IV.

Dengan demikian, kehadiran Nurislamov dan pemain naturalisasi lainnya ditempatkan dalam bagian yang lebih luas dari upaya membangun skuad hoki es Indonesia.

Pengalaman Rusia bertemu pembinaan lokal

Salah satu hal yang turut menjadi perhatian adalah bagaimana pengalaman pemain dari luar negeri dapat berjalan bersama perkembangan atlet lokal.

FHEI sebelumnya menyampaikan bahwa proses naturalisasi tersebut diharapkan turut meningkatkan permainan dan pengalaman para pemain Indonesia yang sedang dipersiapkan. Untuk sementara, federasi juga menyatakan fokus pada pemanfaatan skuad yang telah dibentuk.

Kisah Nurislamov akhirnya bukan sekadar perpindahan kewarganegaraan. Perjalanannya menjadi bagian dari cerita bagaimana olahraga yang berkembang di negara dengan tradisi hoki es kuat mulai menemukan ruang yang lebih besar di Indonesia.

Bagi hoki es Indonesia, tantangan berikutnya adalah menjaga kesinambungan pembinaan, kompetisi domestik, serta pengalaman bertanding internasional agar perkembangan tersebut tidak berhenti pada satu generasi pemain.

InfoRLX — Mengulas olahraga dari sisi cerita yang berbeda.

Disponsori oleh ROLEX878
← Kembali ke Beranda